Professional With an Attitude
Isi kantong sangat penting tapi isi hati dan isi otak lebih penting

PENGARUH KEMAMPUAN “IT” GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI KELAS

Kalau kita perhatikan anak-anak kita sekarang ini, hal apa saja yang menarik buat mereka? Apa kegiatan yang akan mereka lakukan dengan sendirinya tanpa kita harus menyuruh atau memberikan perintah? Kegiatan apa yang mereka lakukan sepulang sekolah? Permainan apa yang mereka sukai? Saat kita jawab satu persatu pertanyaan itu, tentu jawabannya akan berbeda sekali dengan jawaban kita saat kita seumuran mereka dulu.

Tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan teknologi, selain ditandai semakin mudahnya mendapatkan informasi dari belahan bumi lain, kemajuan teknologi juga dimanfaatkan sebagai media hiburan. Dahulu, anak-anak bermain petak umpet, kelereng, ular tangga atau jenis permainan yang membuat mereka mengeluarkan banyak keringat.   Saat ini, banyak orang-orang, terutama kalangan anak-anak yang memanfaatkan teknologi untuk hiburan, playstation atau bermain games online, dengan memanfaatkan fasilitas komputer dan smartphone.

Demikian pula dengan siswa di era saat ini sebenarnya jauh lebih mudah mencari informasi yang mereka inginkan. Mereka yang sudah “melek” dengan teknologi informasi sebenarnya mudah bagi mereka untuk mencari tahu berbagai informasi yang mereka inginkan. Begitu banyak sekarang ini situs-situs yang memudahkan bagi siswa untuk mendapatkan pengetahuan secara online dan gratis. Lalu apa peran guru bagi siswa? Tentu saja meskipun banyak kemudahan buat siswa saat ini, tapi kemudahan bagi mereka dalam menyerap informasi dalam masa perkembangan dan pertumbuhan mereka tetap memerlukan panutan yang bisa membimbing dan mengarahkan mereka.

Tetapi bagaimana umumnya kemampuan guru saat ini terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi?

Dalam kegiatan belajar mengajar, guru harus membawa terjadinya perubahan dalam diri siswa, antara lain membuat siswa dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari tidak suka menjadi suka, dari yang sulit menjadi mudah, dari tidak paham menjadi paham, dari yang tidak mengerti menjadi mengerti dari yang  tidak terarah menjadi terarah. Disamping dapat membangkitkan motivasi belajar dan membangkitkan rasa ingin tahu. Meskipun pada kenyataan masih banyak guru yang secara kualitas masih perlu dipertanyakan, karena mereka masih belum dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Rasa bosan karena metode atau cara pengajarannya yang cenderung hanya memberikan tugas atau mencatat saja atau juga metode pengajarannya menggunakan metode ceramah lalu siswanya ditugaskan mencatat materi yang guru berikan tersebut. Tanpa memperhatikan psikologi anak yang cenderung mudah bosan karena metode yang di gunakan tidak menarik dan membosankan.

Guru adalah “agent of change”

Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan. Pencapaian Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari peran guru yang telah membimbing anak didiknya menjadi manusia dewasa dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia. Namun dengan berbagai hal yang melatarbelakanginya,  para “nation builders” Indonesia ini, masih banyak dari mereka yang berjuang demi kesejahteraan diri maupun keluarga yang disokongnya.

Tugas yang diemban oleh seorang guru tidaklah ringan. Seorang guru harus bisa menumbuhkan keingintahuan anak didik dan mengarahkannya dengan cara yang paling mereka minati. Jika anak didik diberikan energi yang positif, diberi rasa aman, dihindarkan dari celaan dan cemoohan, berani berekspresi dan bereksplorasi secara leluasa, ia akan tumbuh menjadi insan yang penuh dengan percaya diri dan optimistis. Seorang guru bisa menjadi pahlawan pembangunan yang memiliki jiwa juang, memiliki semangat untuk berkorban, dan menjadi pionir bagi kemajuan masyarakat. Oleh sebab itu,  guru yang baik tidak hanya memberitahu, menjelaskan atau mendemonstrasikan, tapi juga dapat menginspirasi.

Seorang guru harus mampu memandang perubahan jauh ke depan, dengan demikian guru dapat merencanakan apa yang terbaik untuk anak didiknya. Guru juga harus dapat mengemban tugasnya sebagai motivator yang mampu memotivasi anak didiknya agar penuh semangat dan siap menghadapi serta menyongsong perubahan hari esok. Guru di dalam arti yang spesial, yakni menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak.

Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi anak didik.

Guru adalah sebuah profesi yang mulia karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini ditentukan. Guru juga dianggap sebagai pahlawan pembangunan, karena di tangan mereka akan lahir pahlawan-pahlawan pembangunan yang kelak mengisi ruang-ruang publik di negeri ini. Guru yang ideal, bukan saja sekedar guru yang memenuhi syarat-syarat teknik: seperti pintar, pandai, atau pakar di bidang ilmu yang dimiliki, melainkan yang jauh lebih penting dari itu semua, guru harus bisa menempatkan dirinya sebagai “agent of change”.
Guru Jangan “Gaptek”

Harus diakui bahwa saat ini sebagian guru banyak yang masih gaptek  (Gagap Teknologi), terutama mereka yang sudah jadi guru sejak lama atau senior karena di masa mereka kuliah, teknologi komputer dan internet belum sepopuler sekarang. Namun sebagai tenaga profesional, guru tidak boleh gaptek. Semua guru dituntut untuk selalu mengembangkan diri sejalan dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Beberapa hal positif guru tidak gaptek, adalah untuk :

  1. Kelancaran pembelajaran, karena bisa memanfaatkan model pembelajaran online
  2. Menanamkan karakter yang positif pada anak didik
  3. Mengarahkan anak didik dalam menyerap informasi dari luar (internet)
  4. Memotivasi anak didik untuk belajar teknologi
  5. Menunjang kinerja guru (memudahkan dalam membuat silabus, RPP, menyampaikan tujuan pembelajaran, melakukan penilaian, dll)
  6. Memudahkan guru dalam mengakses situs-situs yang ditujukan untuk guru.

Guru Jangan Takut Teknologi

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak boleh kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dihasilkan oleh inovasi-inovasi dalam dekade terakhir ini. Intinya suatu teknologi diciptakan dari pemikiran manusia karena adanya keinginan untuk memberikan manfaat dan kemudahan dalam aktifitas manusia.

Dalam dunia pendidikan mau tidak mau kita terkait dengan yang namanya Guru.  Guru dalam kenyataannya  adalah seorang yang mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada anak didiknya.  Dengan kenyataan sekarang yang serba cepat, baik informasi maupun perubahan yang terjadi, mau tidak mau seorang guru akan terus belajar agar tidak ketinggalan dengan kondisi yang ada sekarang. Bukankah pelajaran yang paling berharga adalah pelajaran yang diajarkan untuk diri sendiri ? Ada banyak alasan mengapa seorang guru harus mau dan terus belajar lagi.  Selain untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan  guru dalam mengajar,  juga agar proses pembelajaran tidak monoton, dan para guru bisa menjadi motivator bagi anak didiknya dalam mengajar.  Sehingga guru dapat mengajar dengan kreatif, inovatif dan inspiratif.

Teknologi informasi maupun komunikasi yang dikemas sedemikian menariknya saat ini membuat siswa mau tidak mau berusaha untuk mencari tahu segala hal yang ada didalamnya. Siswa di era saat ini sebenarnya jauh lebih mudah mencari informasi yang mereka inginkan. Mereka yang sudah “melek” dengan teknologi informasi sebenarnya mudah bagi mereka untuk mencari tahu berbagai informasi yang mereka inginkan. Begitu banyak sekarang ini situs-situs yang memudahkan bagi siswa untuk mendapatkan pengetahuan secara online dan gratis. Tapi kemudahan bagi mereka dalam menyerap informasi dalam masa perkembangan dan pertumbuhan mereka tetap memerlukan panutan yang bisa membimbing dan mengarahkan mereka. Ketertarikan siswa terhadap teknologi akan sangat bagus sekali dimanfaatkan oleh guru untuk memotivasi mereka terhadap pengetahuan yang ingin diberikan.

Saat ini metode mengajar yang konvensional dengan hanya mengandalkan papan tulis sudah tidak jamannya lagi. Guru dituntut untuk mengajar dengan suasana yang menyenangkan. Umumnya apa yang dipelajari dengan perasaan senang, takkan mudah untuk dilupakan.

Seorang guru harus mahir membuat presentasi untuk disampaikan dengan menggunakan LCD, harus bisa memanfaatkan setidaknya aplikasi powerpoint, dan perangkat serta aplikasi lainnya . Intinya seorang guru seharusnya bisa mengoperasikan komputer untuk kebutuhan mengajarnya. Oleh karena itu sudah menjadi hal yang biasa jika seorang guru bukan buku lagi yang dibawa masuk ke kelas, tetapi Laptop yang didalamnya sudah berisi perangkat pembelajaran untuk siswanya.

Tentang teknologi internet, ketinggalan jaman rasanya jika seorang guru tidak tahu teknologi internet saat ini. Begitu banyak ilmu yang dapat diakses oleh setiap orang tentu termasuk didalamnya adalah siswa. Banyaknya jejaring sosial yang bisa digunakan untuk share pengetahuan dengan banyak orang, sehingga siswa dapat tahu lebih dulu sebelum materi diberikan oleh guru. Oleh karena itu kalau seorang guru tidak bisa memanfaatkan teknologi internet dan mengakses ilmu-ilmu dari luar bisa saja informasinya kalah dengan siswanya sendiri.

Untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mengajar, agar para guru bisa menjadi motivator bagi anak didiknya dalam mengajar. Sehingga guru dapat mengajar dengan kreatif, inovatif dan inspiratif. Bukan hanya proses belajar mengajar yang monoton. dapat mengupgrade kemampuan guru saat mengajar, sehingga meningkatkan kualitas kelulusan siswa.

Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi di berbagai bidang termasuk teknologi internet maka dunia pendidikan juga harus menyesuaikan diri mengikuti perkembangan. Guru sebagai ujung tombak dunia pendidikan, maka untuk menunjang pekerjaannya yang sekarang sudah menjadi profesi berdasarkan undang undang guru dan dosen. Semua Guru harus belajar teknologi internet dan komputer. Guru sebagai Profesi dengan tugas utamanya adalah mendidik, merencakan pembelajaran, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi anak didik. Mulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai pendidikan menengah. Harus memiliki kompetensi pedagogik dan kompetensi Profesi. Maka untuk menunjang hal tersebut harus didukung oleh penguasaan teknologi teranyar terutama teknologi komputer dan Internet. Dengan kenyataan sekarang yang serba cepat, baik informasi maupun perubahan yang terjadi, mau tidak mau seorang guru akan terus belajar agar tidak mau ketinggalan dengan kondisi kenyataan yang ada. Ada banyak alasan mengapa guru harus mau belajar lagi.

Kurikulum yang sering berubah. Kurikulum dibuat untuk memberikan batasan materi yang akan disampaikan di KBM suatu sekolah. Kurikulum biasanya mengacu kondisi dan situasi sekarang ini dan memang sebisa mungkin sifatnya harus bisa menyesuaikan keadaan jaman sehingga nantinya bisa diterapkan di kehidupan nyata kelak oleh siswanya. Seorang Guru kalau tidak bisa menyesuaikan cara mengajarnya sesuai kurikulum yang dibuat oleh sekolah maka tidak menutup kemungkinan siswanya juga tidak bisa menyesuaikan keadaan jaman sekarang ini.

Strategi pembelajaran. Seorang Guru dituntut kreatif untuk bisa menyampaikan materi dalam berbagai penyampaian. Maka dari itu harus dibutuhkan strategi yang jitu supaya meteri itu bisa nyampai ke siswa. Karena kondisi kelas yang satu dengan yang lainnya pastilah berbeda karakteristiknya. Jadi jika seorang Guru tidak peka akan hal itu maka tidaklah mustahil mendapatkan hasil yang tidak maksimal dalam penyampaian materinya di kelas.

Penguasaan kelas. Materi akan lebih cepat nyampai ke siswa ketika KBM di kelas berjalan sesuai dengan RPP yang dibuat oleh masing-masing Guru. RPP akan berjalan normal manakala seorang guru bisa menguasai kelas saat KBM berlangsung. Misal saat guru sedang mengajar kelas ramai tak terkendali atau ada beberapa siswa yang keluar masuk ke belakang tapi tidak ditegur sehingga kondisi kelas tidak kondusif untuk KBM. Padahal penguasaan materinya bagus dan tertata dengan rapi. Terkadang ini juga dilupakan oleh seorang Guru pada saat mengajar.

Kemudahan berbagi (Sharring) dengan siswa. Siswa sekarang beda dengan siswa jaman dulu, dimana siswa sekarang lebih peka dan kritis dengan kondisi yang ada di sekitar mereka. Jika ada seorang guru yang hanya membaca buku dalam menyampaikan di depan kelas mereka akan berkata “ Bagaimana saya bisa, kalau gurunya saja baru membaca materi ? Atau gurunya hanya menyuruh sekretaris kelas menulis di papan tulis. Tidak salah jika siswa memandang guru tersebut kurang kompeten. Maka dari itu guru dituntut bisa share ilmu, karena tidak menuntut kemungkinan siswa lebih tahu informasi materi seiring dengan kemajuan TIK yang bisa diakses oleh siswa sekarang ini. Guru sekarang janganlah merasa paling pinter dihadapan siswanya.

Saat ini metode mengajar yang konvensional dengan hanya mengandalkan papan tulis sudah tidak jamannya lagi. Seorang guru harus mahir membuat presentasi untuk disampaikan dengan menggunakan LCD, harus bisa memanfaatkan setidaknya aplikasi powerpoint, dan perangkat serta aplikasi lainnya . Intinya seorang guru seharusnya bisa mengoperasikan komputer untuk kebutuhan mengajarnya. Oleh karena itu sudah menjadi hal yang biasa jika seorang guru bukan buku lagi yang dibawa masuk ke kelas, tetapi Laptop yang didalamnya sudah berisi perangkat pembelajaran untuk siswanya.

Tentang teknologi internet, ketinggalan jaman rasanya jika seorang guru tidak tahu teknologi internet saat ini. Begitu banyak ilmu yang dapat diakses oleh setiap orang tentu termasuk didalamnya adalah siswa. Banyaknya jejaring sosial yang bisa digunakan untuk share pengetahuan dengan banyak orang, sehingga siswa dapat tahu lebih dulu sebelum materi diberikan oleh guru. Oleh karena itu kalau seorang guru tidak bisa memanfaatkan teknologi innternet dan mengakses ilmu-ilmu dari luar bisa saja informasinya kalah dengan siswanya sendiri.

 

Komputer adalah media pembelajaran. Apakah yang dimaksud dengan  komputer sebagai media pembelajaran ? Komputer sebagai teknologi canggih memiliki banyak manfaat dan kegunanan dalam pemanfaatanya khususnya dalam bidang pendidikan. Di mana fungsi dari komputer dapat dikembangkan dan digunakan dalam berbagai hal. Seperti tadi yang telah disampaikan bahwa computer memiliki beberapa input yang dapat dimanfaatkan antara lain penggunaan komputer sabagai pemutar video ataupun audio, sumber informasi jika terkoneksi dengan internet , penyampaian informasi dengan LCD, dan berbagai aplikasi yang dapat diterapkan dalam komputer untuk pembelajaran yang efektif dan aktif.

Lalu bagaimana penggunaan komputer dalam pembelajaran ? Dalam penggunaan komputer diperlukan perangkat-perangkat lain yang mendukung komputer dalam melakukan kinerjanya,  misalnya dengan sebuah headphone kita dapat  komunikasi atau mendengarkan lagu ataupun pemasangan modem agar terkoneksi dengan internet. Dalam kinerjanya,  komputer  yang telah terkoneksi dengan internet, sangat mendukung kegiatan pembelajaran interaktif , banyak hal positif yang dapat dilakukan siswa dalam pembelajaran antara lain mencari sumber materi lain, dapat berinteraksi dengan guru melalui e-mail atau chatting, dapat berkarya dan menyalurkan bakatnya melalui blog/web. Yang dimaksud internet adalah singkatan dari Interconnected Network, artinya kerja jaringan yang saling berhubungan. Ada juga yang mengatakan bahwa internet merupakan singkatan dari International Network, artinya kerja jaringan secara internasional/antar bangsa. Secara umum Internet adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan berbagai mesin komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia, yang pengaturannya dilakukan oleh satu komputer induk (Server Computer).

Peran komputer dalam meningkatkan interaksi siswa dengan guru antara lain :

  1. Komputer sebagai media pembelajaran aktif siswa dan guru. Dimana keduanya belajar melalui komputer dan dapat mendalami manfaat dari komputer itu sendiri sehingga dapat meningkatkan aktifitas pembelajaran dan mengoptimalkan penggunaan dari teknologi komputer.
  2. Komputer sebagai media komunikasi siswa dengan guru. Dimana komputer telah terkoneksi dengan internet, sehingga diskusi dan tanya jawab terhadap topik masalah dapat ditanyakan dalam kelas sewaktu diskusi berlangsung sehingga mempersingkat waktu dan tanya jawab pun dapat dilakukan diluar kegiatan belajar/ luar kelas.
  3. Komputer sebagai sumber pengetahuan lain. Selama ini siswa hanya memperoleh pengetahuan melalui apa yang disampaikan guru dan guru memperoleh pengetahuan melalui buku, namun sekarang guru dan siswa dapat memperoleh bahan lain melalui komputer yang telah terkoneksi dengan internet.
  4. Pembelajaran saat ini telah berkembang hanya karena komputer yang telah terhubung dengan internet. Dimana siswa memiliki peran aktif dalam pengembangan dan pembentukan pengetahuan karena pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri melalui komunikasi di dunia maya seperti e-learning.
  5. Siswa dapat menyalurkan dan mengembangkan kreatifitas dan ide-ide barunya melalui dunia blog dan aplikasi lain yang dapat dimanfaatkan guru dalam peningkatan motivasi dan belajar siswa untuk terus berkarya.
  6. Guru bersama siswa dapat saling memberi dan membentuk pengetahuan baru terhadap sumber-sumber bahan materi lain yang mereka dapat.
  7. Adanya pertukaran pendapat dan komunikasi dengan narasumber lain dalam interaksi di dunia maya sehingga pengetahuan yang terbentuk lebih luas.
  8. Komputer sebagai ajang untuk mempertontonkan kreatifitas tiap individu. Sehingga bakat dan kemampuan tiap individu dapat dikembangkan dan pendidik dapat melihat karakter tiap individu melalui karyanya, sehingga guru dapat mengidentifikasi potensi dan kemampuan yang mungkin dpat dikembangkan.

Jadi hal positif  pada seorang guru yang baik dalam mengoperasikan komputer dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar adalah :

  1. Dalam pelaksanaan pembelajaran lebih kreatif, inovatif dan inspiratif. Proses pembelajaran tidak monoton,  dan tentu saja pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan menyegarkan bagi anak didik.
  2. Penyampaian tujuan pembelajaran dapat lebih detail dan jelas
  3. Guru dan anak didik lebih rileks dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar
  4. Guru bisa menjadi motivator bagi anak didiknya dalam mengajar
  5. Kelancaran pembelajaran, karena bisa memanfaatkan model pembelajaran online
  6. Terdapat nilai praktis, dimana seorang guru dapat :
    1. membuat konsep yang abstrak menjadi konkret, misalnya peredaran darah atau pencernaan makanan manusia;
    2. membawa obyek yang sukar didapat atau berbahaya ke dalam lingkungan belajar, seperti binatang buas atau jenis tumbuhan ganja;
    3. menampilkan obyek yang terlalu besar ke dalam kelas, seperti ka’bah, candi, gunung, pasar, dan sejenisnya;
    4. menampilkan obyek yang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang, seperti bakteri, virus dan sejenisnya;
    5. memungkinkan siswa mampu berinteraksi dengan lingkungan (Sadiman, 2002: 16-17 dalam http://sigita.web.id/2006/03/komputer-sebagai-media-pembelajaran/)
  7. Guru dapat memberikan media pembelajaran yang memberi ruang kepada siswa untuk dapat lebih memahami suatu makna yang disampaikan, mengenali lebih jauh masalah atau topik yang dibahas, sebagai media yang mempermudah belajar siswa, dan meningkatkan rasa ingin tahu siswa, memperkenalkan siswa terhadap perkembangan teknologi serta membantu guru dalam proses pembelajaran yang lebih cepat dan efektif.
  8. Guru dapat menggunakan komputer sebagai alat komunikasi dengan siswa jika telah terkoneksi dengan internet, sumber bahan, diskusi dilain tempat, presentasi, praktek, dan pembelajaran langsung dalam bentuk teks, gambar, grafik, tabel dan interaksi aktif melalui prakteknya, dan seterusnnya. Dimana komputer sebagai media pembelajaran memiliki arti penting dalam penyampaian informasi dan komunikasi dengan siswa. Sehingga dalam penggunaanya komputer memberi ruang bagi siswa dengan guru untuk saling berinteraksi dalam pembentukan pengetahuan dan pemunculan ide-ide baru.Guru bisa menumbuhkan keingintahuan anak didik dan mengarahkannya dengan cara yang paling mereka minati.
  9. Guru bisa memberikan anak didik energi yang positif,  yang  berani berekspresi dan bereksplorasi secara leluasa, sehingga mereka akan tumbuh menjadi insan yang penuh dengan percaya diri dan optimistis.
  10. Dapat langsung menunjukkan dan menanamkan karakter yang positif pada anak didik dalam memanfaatkan teknologi
  11. Dapat membimbing langsung dan mengarahkan anak didik dalam menyerap informasi dari luar (internet)
  12. Lebih memotivasi anak didik untuk belajar teknologi
  13. Anak didik akan lebih mudah mengingat pelajarannya, karena umumnya apa yang dipelajari dengan perasaan senang, takkan mudah untuk dilupakan.

Selain untuk kepentingan kegiatan belajar mengajar, kemampuan guru dalam mengoperasikan komputer akan dapat memperlancar kinerja guru yang lain, antara lain :

  1. Dalam menyiapkan perangkat pembelajaran yang meliputi program semester, program tahunan, silabus, RPP cenderung lebih cepat dan mandiri.
  2. Mudah dalam mengakses situs-situs yang berhubungan dengan pendidikan atau yang ditujukan untuk guru
  3. Menunjang kinerja guru dalam melakukan penilaian

 

Daftar Pustaka

Sardiman,    AM.    (2005). Media    Pendidikan    Media    Pengembangan    dan Pemanfatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

 

Vendra Tara Setiyawan. (2012). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas X Program Keahlian Administrasi Perkantoran Standar Kompetensi Mengelola Peralatan Kantor SMKN 1 Tempel Tahun Ajaran 2010/2011.

 

Iklan

Satu Tanggapan to “PENGARUH KEMAMPUAN “IT” GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI KELAS”

  1. Assalamu’alaikum …
    Jazakallah bi khoir, baca… baca… baca…. eee bawah nya ada didikduro. Wah ini tulisannya guruku. Kereeen….
    Bisa jadi bahan motivasi guru2 saat BIMTEK K-13 di NTT. Klu ada power poin nya nggak nolak pak klu di kasih. He he he….
    Semangat pagi bapak…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: