Professional With an Attitude
Isi kantong sangat penting tapi isi hati dan isi otak lebih penting

Apa dan Bagaimana Widyaiswara

PERSYARATAN ADMINISTRASI CALON WIDYAISWARA

         1 Surat usulan mengikuti Diklat dan Seleksi Calon Widyaiswara dari Pejabat Pembina Kepegawaian
           instansi yang ditujukan kepada Kepala LAN;
         2  Lulus dan menerima Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) Diklat Calon Widyaiswara;
         3  Mengisi Lembar Biodata dari LAN;
         4. Berijazah serendah-rendahnya S-1 atau D-IV
         5  Usia maksimal 50 tahun pada saat menerima surat rekomendasi dari Kepala LAN;
         6  SK Pengangkatan/Pemberhentian jabatan terakhir;
         7. Melengkapi: Daftar Riwayat Hidup, DP-3 terbaru, dan Ijazah/Sertifikat;
         8. Rencana kerja mengajar individu minimum 500 JP setahun;
         9.Program Diklat di Unit Diklat instansi pengusul satu tahun berjalan;
        10. Surat Keterangan Pengalaman Mengajar Diklat PNS (apabila ada);
        11 Karya Tulis Ilmiah yang pernah dibuat/diterbitkan (apabila ada);
        12 Mempersiapkan minimum 2 (dua) spesialisasi Diklat;
        13 Melengkapi GBPP/Rancang Bangun Pembelajaran Mata Diklat, SAP/Rencana Pembelajaran, Bahan Ajar/Modul, dan Copy OHT/Slide sebanyak 2 (dua) rangkap dari spesialisasi yang dipaparkan dan 1 (satu) rangkap dari yang tidak dipaparkan.

EVALUASI KOMPETENSI CALON WIDYAISWARA

         1. Penguasaan materi;
         2. Relevansi materi dengan tujuan pembelajaran;
         3.Sistematika Penyajian;
         4. Penggunaan metode dan alat bantu;
         5.Keterampilan menjawab pertanyaan;
         6.Daya simpatik, gaya dan sikap dalam penyajian;
         7.Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar;
         8.Kualitas bahan Diklat (GBPP, SAP, Modul, OHT);
         9.Ketepatan waktu dalam penyajian;
        10. Keterampilan Bahasa Inggris.

 JENJANG JABATAN

         1. Widyaiswara Utama (Pembina Utama Madya Gol. IV/d - Pembina Utama Gol. IV/e)
         2. Widyaiswara Madya (Pembina Gol. IV/a - Pembina Utama Muda Gol. IV/c)
         3. Widyaiswara Muda (Penata Gol. III/c - Penata Tk. I Gol. III/d)
         4. Widyaiswara Pertama (Penata Muda Gol. III/a - Penata Muda Tk. I Gol. III/b)

ANGKA KREDIT WIDYAISWARA

    Angka Kredit adalah satuan nilai dari tiap butir kegiatan dan/atau akumulasi butis-butir kegiatan yang harus dicapai oleh seorang Widyaiswara dalam rangka pembinaan karier kepangkatan dan jabatannya.

       1. Kegiatan Unsur Utama, yang terdiri dari:
             1. Pendidikan Formal dan Diklat;
             2. Pengembangan dan Pelaksanaan Diklat;
             3. Pengembangan Profesi.

       2. Kegiatan Unsur Penunjang, yang terdiri dari:
             1. Peran serta dalam seminar/lokakarya;
             2. Keanggotaan dalam organisasi profesi;
             3. Kenaggotaan dalam Tim Penilai Jabatan Fungsional Widyaiswara;
             4. Pembimbingan kepada Widyaiswara jenjang dibawahnya;
             5. Perolehan gelar kesarjanaan lainnya yang diakreditasikan;
             6. Perolehan piagam kehormatan/tanda jasa.

DUPAK DAN PAK

    *
      Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) adalah daftar kegiatan Widyaiswara yang diajukan kepada Tim Penilai Angka Kredit oleh Widyaiswara.
    *
      Penetapan Angka Kredit (PAK) adalah hasil penilaian Angka Kredit Widyaiswara oleh Tim Penilai yang dituangkan dalam bentuk Hasil PAK (HPAK) dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang menetapkan Angka Kredit Widyaiswara.
    *
      Tim Penilai Angka Kredit
         1. Tim Penilai Pusat (TPP) adalah Tim Penilai yang mempunyai tugas membantu Kepala LAN dalam menilai Angka Kredit Widyaiswara Madya Gol. IV/c dan Widyaiswara Utama.
         2. Tim Penilai Instansi (TPI) adalah Tim Penilai yang mempunyai tugas membantu Pimpinan LPND, Kepala Badan Diklat, Sekjen pada Departemen dan Lembaga Tinggi Negara atau pejabat eselon I lainnya yang setingkat dengan itu dalam menilai Angka Kredit Widyaiswara Pertama sampai dengan Widyaiswara Madya Gol. IV/b.
         3. Tim Penilai Daerah (TPD) adalah Tim Penilai yang mempunyai tugas membantu Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menilai Angka Kredit Widyaiswara Pertama sampai dengan Widyaiswara Madya Gol. IV/b.
    *
      Widyaiswara dapat naik pangkat/jabatan satu tingkat lebih tinggi apabila telah memenuhi angka kredit kumulatif yang ditentukan untuk kenaikan pangkat/jabatan satu tingkat lebih tinggi, yang terdiri dari 80% Unsur Utama dan 20% Unsur Penunjang.

PEMBERHENTIAN DARI JABATAN WIDYAISWARA

   1.
      Pemberhentian Sementara
      Widyaiswara dibebaskan sementara dari jabatannya apabila:
         1. Dalam jenjang Widyaiswara Pertama sampai dengan Widyaiswara Utama Gol. IV/d tidak dapat mengumpulkan Angka Kredit minimal untuk kenaikan pangkat/jabatan dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak pengangkatan/kenaikan jabatan terakhir;
         2. Tidak dapat mengumpulkan Angka Kredit minimal 25 dalam satu tahun bagi Widyaiswara Utama Gol. IV/e;
         3. Tidak dapat mengumpulkan Angka Kredit minimal 20 dalam satu tahun bagi Widyaiswara Madya Gol. IV/c yang belum memenuhi persyaratan untuk naik ke jenjang Widyaiswara Utama;
         4. Dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang dan berat, diberhentikan sementara sebagai PNS, ditugaskan penuh di luar Jabatan Widyaiswara, menjalani cuti di luar tanggungan negara, dan tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan.

   2.
      Pemberhentian dari Jabatan Widyaiswara
      Widyaiswara diberhentikan dari jabatannya, apabila:
         1. Dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak dibebaskan sementara tidak dapat mengumpulkan Angka Kredit minimal yang ditentukan untuk kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi;
         2. Dijatuhi hukuman disiplin tingkat berat dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap, kecuali hukuman disiplin berat berupa penurunan pangkat.

   3.
      Pengangkatan Kembali
      Widyaiswara yang telah selesai menjalani pembebasan sementara dapat diangkat kembali dalam Jabatan Widyaiswara.

Belum Ada Tanggapan to “Apa dan Bagaimana Widyaiswara”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: